|
PERNYATAAN PESERTA PERTEMUAN MODERATORES
KEPEMUDAAN-KEMAHASISWAAN REGIO JAWA PLUS 2009 1. PENGANTAR
Pada tanggal 2 - 6 Februari 2009 di Hening Griya Baturraden Keuskupan Purwokerto, kami 96 Moderator Komisi Kepemudaan – Pastoral Kemahasiswaan serta Aktivis Orang Muda Katolik (OMK) yang terdiri dari 65 laki-laki dan 31 perempuan utusan dari Keuskupan-Keuskupan se Regio Jawa, plus Medan, Banjarmasin, Samarinda, Makassar, Tanjung Selor, telah mengikuti Pertemuan Moderatores dengan tema “Pengembangan Kapasitas Moderator OMK untuk Pendidikan Politik”. Dengan dibantu oleh para panitia SC Tetap, para fasilitator, panitia OC, dalam pertemuan yang dihadiri pula oleh Sekretaris Eksekutif dan Ketua Komisi Kepemudaan KWI ini, kami berproses bersama dengan gembira dalam terang Sabda Tuhan dan Perayaan Ekaristi.
2. PROSES
Pada hari pertama dan kedua, kegiatan dibuka dengan perayaan ekaristi dipimpin Uskup Purwokerto. Kami saling mengakrabkan diri, dan menerima input session mengenai pentingnya pendidikan politik bagi orang muda Katolik. Pada hari ketiga dan keempat, kami mengasah diri dalam 4 kelas paralel lokakarya (workshop) yakni Teater Rakyat, Fund-Raising, Animasi, dan Manajemen Program Pendidikan Politik. Kami pun berbagi pengalaman dan inspirasi pastoral serta menegaskan arah dalam informal meeting, dan pada hari kelima kami memantapkan rencana tindak lanjut.
3. PENEMUAN
1. Dalam kelas Teater Rakyat, kami menemukan kesempatan menggali potensi diri dan menjadi jujur serta otentik. Teater Rakyat dapat menjadi media pastoral dan pendidikan sosial tanpa menjadi tindakan menggurui. 2. Dalam kelas Animasi, kami menemukan prinsip-prinsip, pemahaman dan ketrampilan untuk menganimasi kelompok. Pemahaman yang semakin mendalam terhadap karakter pribadi dan kelompok akan semakin melancarkan proses animasi. Kemampuan merencanakan langkah-langkah animasi, serta ketrampilan melakukannya dapat ditingkatkan melalui pengalaman langsung dan kerjasama dalam tim. 3. Dalam kelas Manajemen Program Pendidikan Politik, kami menemukan pemahaman baru mengenai pengelolaan aktifitas pastoral. Program pastoral orang muda katolik dapat dikelola menjadi lebih sederhana dan partisipatif melibatkan lebih banyak pihak. 4. Dalam kelas Fund-Raising, kami menemukan paradigma baru dalam melihat kebutuhan organisasi dan banyak kemungkinan untuk memenuhinya. Untuk itu relasi baik perlu dikembangkan dengan seluas mungkin pihak. Visi, misi, tujuan dan sasaran, kemudian komitmen, tanggungjawab dan keberanian menyatakan diri adalah penting bagi program fund raising.
4. RENCANA TINDAK LANJUT
Berdasarkan temuan-temuan di atas, maka kami menyusun rencana tindak lanjut dalam tema-tema sebagai berikut:
1. Keuskupan Surabaya : “Kursus Politik” 2. Keuskupan Malang : “Pengembangan Kapasitas Jejaring Organisasi” 3. Keuskupan Purwokerto : “Mengikis Formalisme Agama” 4. Keuskupan Agung Semarang : “Orang Muda Menggugah Dunia” 5. Keuskupan Bogor : “Saatnya KeBo Bergerak” 6. Keuskupan Bandung : “Dare to seek the true, dare to speak the true” 7. Keuskupan Agung Jakarta : “Peningkatan Kualitas OMK dalam PMKAJ” 8. Keuskupan Agung Samarinda : “Dayaku Alamku” 9. Keuskupan Agung Banjarmasin : “Peningkatan Kesadaran Politik OMK” 10. Keuskupan Tanjung Selor : “Solidaritas OMK Merangkai Kata Menjangkau Makna” 11. Keuskupan Agung Medan : “Penyadaran Hak Politik OMK se K.A.M.” 12. Keuskupan Agung Makassar : “OMK Memimpin Dunia”
5. REKOMENDASI
Kami menyampaikan rekomendasi kepada para Uskup Regio Jawa sebagai berikut:
1. Di antara para moderatores sudah tumbuh dan berkembang kesadaran bersama untuk mengadakan pendidikan politik secara berkelanjutan. Dukungan dan dorongan dari para Uskup Regio Jawa diperlukan agar kesadaran ini dapat teraktualisasi dan terintegrasi dalam karya pastoral komisi kepemudaan dan kemahasiswaan di masing-masing keuskupan. Berkaitan dengan hal ini dimohonkan perhatian pada pentingnya penugasan imam-imam untuk moderatores OMK dalam jangka waktu yang cukup bagi keberlanjutan program ini, misalnya 6 tahun. 2. Di antara para moderatores dapat dirasakan semangat pelayanan pastoral yang menyala. Namun tetap dirasakan kebutuhan untuk pengembangan kapasitas dan kompetensi sebagai pribadi maupun dalam tim pastoral. Oleh karena itu, dimohonkan kepada para Uskup Regio Jawa, dukungan dan dorongan bagi para moderatores dan timnya agar dapat meluangkan waktu, tenaga, perhatian bagi terselenggaranya program internal pengembangan kapasitas dan kompetensi tim pastoral kepemudaan dan kemahasiswaan di keuskupan masing-masing.
6. PENUTUP
Demikianlah pernyataan dan rekomendasi kami. Kami mengucapkan terima kasih kepada para Uskup Regio Jawa khususnya Uskup Purwokerto, Uskup-uskup yang mengutus kami, Sekretaris Eksekutif dan Ketua Komisi Kepemudaan KWI, Panitia SC, OC, dan para fasilitator. Semoga Tuhan yang mengutus kita, selalu memberkati usaha ini demi kemuliaan namaNya dan keselamatan seluruh bangsa.
Purwokerto, 6 Februari 2009
Atas nama peserta,
Rm C.Tri Kuncoro Yekti, Pr Koordinator panitia SC
Rm. Ant. Ary Setyawan, Pr Ketua panitia OC
Mengetahui,
Mgr Y. Harjosusanto MSF Ketua Komisi Kepemudaan KWI
DAFTAR NAMA PESERTA
KEUSKUPAN MALANG 1. Rm. P. Kristianto P.S. 2. Franzeska Kurnia Primasthie Baria 3. Romualdus Nugraha Catur Utomo 4. Benedektus Andi Subekti 5. Christina Sari 6. Florentinus Suko Widodo 7. Vinsensius Anugerah Putranto P. 8. Christina Pratiwi Masella 9. Anselus Mare
KEUSKUPAN SURABAYA 1. Johanes Patrisius Andreas 2. Erik Saputra 3. Rm. Agustinus Eko Wiyono 4. Yuliana Kristiani Dewi 5. Veronika Kristin Astuti Ambarwati 6. Albertus Prameidy Koeswidianto 8. Yulianus Andre Yuris 9. Theresia Audita Guretti 10. A.Y. Bayu Wira Satriyoko 11. Rm. Yulianus Astanto Adi 12. Rm. Skolastikus Agus Wibowo 13. Vincentius Yudhit Ciphardian 14. Petronius Rae rato 15. Agustinus Pujianto 16. Rm. Iswandir
KEUSKUPAN PURWOKERTO 1. Yulius Sunarsanto 2. Vincentia Ananda Arum Pematasari 3. Rosalina Yani Widiastuti 4. Yohanes Eka Dewa Riadi 5. Gorryez Dokerius G. K. K 6. Pepeng Tri handoko 7. Yosephine Risye A.M 8. Agustinus Sugeng Riadi 9. Theresia herdiyati Puji Astuti 10. Jungky Junanto 11. Felix Fatmedi 12. Tejo Pranyoto Antonius 13. Rm. Agustinus Handi Seryanto 14. Rm. Handoko HS 15. Fr. Cornelius Yan T. 16. Dominikus Dimas Danang Agus W.
KEUSKUPAN AGUNG SEMARANG 1. Yulia Ayu Srikanti 2. Aji Budi Saputra 3. Fx. Agus Murtono 4. Addy Chandra Kristanto 5. Victoria Adhi Kusuma 6. Cyprianus Lilik Krismantoro Puto 7. Antonius Yudi Artanto 8. Bernadeta Susi Martanti
9. Maria Christina Agung Ayu Bintang Kartika Sari 10. Rm. Basilius Edy Wiyanto 11. Henricus Wisnu Widiawan 12. Petrus Gara Hendratmoko 13. Rm. FX. Endra Wijayanto 14. Rm. Heribertus Suprihadi 15. RY Agung Setijono 16. Monica Devi Krisnasari 17. Yohanes Aris Resnanto
KEUSKUPAN BOGOR 1. Rm. Dominikus Savio Tukiyo 2. Eleonora Vania Ineza 3. Fabianus Eko Eriyanto 4. Aloysius Suryadi 5. Rm. Antonius Garbito Pamboaji 6. Maria Gertruda Sri Dewi Andayani
KEUSKUPAN BANDUNG 1. Leonardo Bobby Suryo Kusumo 2. Gisela Dian Wegiasari 3. Florentin Olivia 4. Margareta Devirosawati Irmalestari 5. Anastasia Ganjar Ayu Setiansih 6. Rm. Paulus Wirasmohadi Soerjo
KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA 1. Artha Paramita Prima Ardianti 2. Maria Dominica Theresia 3. Ferdinand Sale Ekamay Harianto Leta 4. FX. Deny Krisbiantoro 5. Widha Karina 6. Georgius Yoga Sandhi Yudha 7. Theresia Yuniar 8. Fr. Adrianus Riswanto 9. Fr. Leonardus Kristianto Nugraha 10. Yovita Octaviani 11. Tumpak Marolop Ganda 12. Eleonora Yuliana 13. Arthur Fernando 14. Fredrik Lamser Sijabat
KEUSKUPAN BANJARMASIN 1. Julius Jutmiko 2. Romaida Situngkir
KEUSKUPAN TANJUNG SELOR 1. Yakobus Kornius 2. Felisya Baneng
KEUSKUPAN AGUNG SAMARINDA 1. Rezky Winaria Munthe 2. Theofilus Shandy 3. Vinsensius Orang 4. Rm. Yohanes Kopong Tuan
KEUSKUPAN AGUNG MEDAN 1. Imelda Banyuasi Manurung 2. Antonius Jadi Muli Ginting 3. Rm. Yulianus Yaya Rusyadi
KEUSKUPAN AGUNG MAKASAR 1. Rm. Agustinus Matasak 2. Henny Maria Anastasia |